May 19, 2015

Bingung Baca Label Nutrisi Makanan? Ini Caranya



JAKARTA, KOMPAS.com – Label informasi nilai gizi (ING) pada kemasan pangan nampaknya jarang dilirik konsumen sebelum membeli. Padahal, membaca ING dapat membantu konsumen membatasi asupan gula, garam, dan lemak.

ING biasanya terdapat pada bagian samping maupun belakang dari produk kemasan dalam bentuk tabel. ING atau yang juga ditulis Nutrition Facs pada sejumlah produk ini memuat kandungan bahan makanan, seperti gula, garam, lemak, kolesterol, kalsium, vitamin A, protein, hingga karbohidrat total.

Kasubdit Standarisasi Pangan Khusus Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Yusra Egayanti menjelaskan, hal pertama yang perlu diperhatikan saat membaca label makanan adalah takaran saji (serving size).

Takaran saji yaitu berat atau volume makanan untuk satu kali konsumsi. Misalnya untuk makanan ditulis 35 gram atau 4 sendok makan. Adapun untuk cairan ditulis dalam ml. Dalam satu takaran saji itulah mengandung sekian lemak, kolesterol, gula, dan sebagainya.

“Kalau mau membandingkan produk mana yang gulanya lebih banyak misalnya,  lihat dulu takaran sajinya. Takaran sajinya harus sama, jadi apple to apple,” terang Ega beberapa waktu lalu di Jakarta.

Kemudian, di bawah tulisan takaran saji terdapat jumlah sajian per kemasan misalnya dalam satu kemasan mengandung lebih dari takaran saji. Barulah setelah itu, dicantumkan kandungan zat gizi atau nutrisi per sajian.

 Zat gizi yang wajib dicantumkan yaitu, energi total, lemak total, protein, karbohidrat total, natrium (garam). Namun, jika kandungan gula, garam, dan lemak kurang dari 1 gram per saji biasanya tidak dicantumkan.

Selain itu, di bagian kanan table terdapat % AKG (angka kecukupan gizi). AKG dalam persen dicantumkan untuk membantu memberikan informasi berapa kebutuhan nutrisi yang terpenuhi dari produk tersebut. Pada catatan kaki, biasanya dituliskan informasi bahwa perhitungan AKG berdasarkan kebutuhan energi 2000 kkal.

Konsumen pun perlu memperhatikan klaim label produk yang misalnya menyebut, “rendah lemak”, “bebas lemak”, “bebas gula” hinga “rendah natrium”. Ega menjelaskan, produk dikatakan rendah energi jika mengandung 40 kalori per saji, rendah gula jika kurang dari 5 gram per 100 gram, dan dikatakan rendah garam jika mengadung 120 mg per 100 gram.

Untuk Anda yang memiliki hipertensi atau darah tinggi, perhatikanlah jumlah garam per saji. Begitu pula dengan yang memiliki diabetes agar memilih makanan maupun minuman yang rendah gula atau tanpa gula sama sekali.

Untuk diingat, batasan konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemkes) per orang per hari yaitu 50 gram (4 sendok makan) gula, 2000 miligram natrium/sodium atau 5 gram garam (1 sendok teh), dan untuk lemak hanya 67 gram (5 sendok makan minyak).

“Jadi dengan cermat membaca informasi nilai gizi diharapkan dapat membatasi asupan kebutuhan gizi untuk menghindari terkena penyakit tidak menular yang biasanya disebabkan oleh kebanyakan konsumsi gula, garam, dan lemak,” imbuhnya.

http://health.kompas.com/read/2015/02/09/154857123/Bingung.Baca.Label.Nutrisi.Makanan.Ini.Caranya

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap with essential oil
Liquid Castile Soap
This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

May 13, 2015

Gingerol, Senyawa Ajaib Jahe untuk Turunkan Berat Badan


Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia


Jakarta, CNN Indonesia -- Jahe adalah salah satu rempah yang banyak digunakan dalam makanan Indonesia. Selain digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan dan minuman, jahe juga terkadang digunakan sebagai bahan tambahan untuk membantu penurunan berat badan secara alami.

Mengonsumsi suplemen jahe atau menyeruput hangatnya teh jahe konon berguna untuk menekan nafsu makan. Selain itu, rempah ini juga diklaim bisa mempercepat pembakaran lemak. Penelitian tentang pengobatan alternatif lainnya pun menunjukkan bahwa jahe juga bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara merangsang kelancaran sistem pencernaan.

Di dalam jahe mengandung senyawa aktif yang bisa memengaruhi kesehatan. Senyawa ini termasuk gingerol, zat yang sebelumnya dikenal dan sudah terbukti untuk mengurangi peradangan. Dilansir dari About.com, gingerol ternyata juga kemungkinan besar memiliki efek antiobesitas.

Gingerol dianggap mirip dengan senyawa capsaicin, senyawa yang biasa ditemukan dalam cabai. Senyawa ini memang dikenal untuk mengekang nafsu makan dan meningkatkan themogenesis.

Studi awal dilakukan pada tahun 2012 lalu dan diterbitkan dalam jurnal Metabolism. Dalam studi, 10 orang obesitas diminta untuk mengonsumsi dua gram bubuk jahe yang dilarutkan dalam air panas saat sedang sarapan. Hasil penelitian menunjukkan jahe akan membantu meningkatkan thermogenesis (proses biologis yang terlibat dalam pembakaran kalori) dan juga mengurangi rasa lapar.

Selain itu, sejumlah studi berbasis hewan juga telah menunjukkan bahwa jahe dapat membantu melindungi diri dari obesitas. Salah satunya diterbitkan dalam Journal of Science of Food and Agriculture tahun 2014 lalu.

Penelitian ini menguji efek gingerol pada hewan obesitas yang diberi diet tinggi lemak. Setelah satu bulan 'pengobatan' dengan gingerol, hewan ini menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan dalam berat badan dan kadar gula darah.

Para peneliti mencatat bahwa jahe dapat membantu melawan penumpukan lemak dengan cara memperlambat penyerapan lemak di usus.

Meski demikian, jahe bisa menghasilkan efek samping yang ringan pada manusia, misalnya mulas, diare dan ketidaknyamanan di perut. Bagi perempuan, konsumsi jahe juga akan meningkatkan perdarahan menstruasi.

Selain itu, ada kekhawatiran lain bahwa penggunaan jahe memiliki potensi berbahaya bagi beberapa orang. Beberapa orang itu adalah orang yang memiliki gangguan perdarahan atau menggunakan obat tertentu yang merangsang risiko perdarahan, seperti warfarin, clopidogrel, aspirin, NSAID (ibuprofen), bawang putih, vitamin E dan ginkgo biloba.

http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150411112428-262-45881/gingerol-senyawa-ajaib-jahe-untuk-turunkan-berat-badan/

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap with essential oil
Liquid Castile Soap
This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

May 7, 2015

Sedikit Makan Bikin Otak Tetap Muda


Penulis : Bramirus Mikail


KOMPAS.com — Sebuah riset terbaru menunjukkan, sedikit makan (diet rendah kalori) ternyata sangat bermanfaat untuk menjaga otak tetap muda. Sebaliknya, makan secara berlebihan justru akan menyebabkan otak cepat tua.

Riset terbaru ini dilakukan oleh para peneliti dari Catholic University of Sacred Heart, Roma, yang dipimpin  Giovambattista Pani, dan bekerja sama dengan sejumlah imuwan dari Institut of Human Physiology. Hasil riset dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences USA (PNAS).

Dalam risetnya, peneliti melakukan pengujian kepada tikus yang diberikan makanan rendah kalori. Pembatasan kalori ternyata memberikan efek positif terhadap otak dan dapat mengaktifkan molekul yang disebut CREB1. Molekul ini mempunyai peran penting terkait dengan usia dan fungsi otak.

"Harapan kami adalah untuk menemukan cara guna mengaktifkan CREB1, misalnya melalui obat baru. Dengan demikian, kita tidak perlu melakukan diet ketat untuk bisa menjaga otak tetap muda," kata Dr Pani.

Peneliti mengatakan, pada tikus yang diberi pembatasan asupan kalori cenderung tidak gemuk dan tidak mengalami sakit diabetes. Bahkan, tikus-tikus tersebut juga memiliki performa kognitif dan memori jauh lebih baik.

Temuan ini sejalan dengan riset sebelumnya yang menunjukkan bahwa obesitas dapat berpengaruh buruk bagi otak dan menyebabkan penuaan dini pada otak sehingga rentan terhadap penyakit, seperti alzheimer dan parkinson. Sebaliknya, pembatasan kalori akan membuat otak muda.

Dari riset ini, peneliti berkesimpulan bahwa aktivitas CREB1 dapat meningkat secara dramatis dengan hanya mengurangi asupan kalori. Dengan demikian, sangat penting untuk seseorang membatasi asupan kalori pada otak.

"Penemuan ini memiliki implikasi penting untuk mengembangkan terapi di masa depan, terutama dalam menjaga otak tetap muda serta mencegah degenerasi dan penuaan otak. Selain itu, penelitian kami menjelaskan korelasi antara penyakit metabolik seperti diabetes dan obesitas terhadap penurunan fungsi kognitif," tutupnya.

http://health.kompas.com/read/2011/12/20/11321781/Sedikit.Makan.Bikin.Otak.Tetap.Muda

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap with essential oil
Liquid Castile Soap
This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

4 Natural Foods That Have Proven Themselves To Be As Effective As Drugs


By Daily Health Post March 18, 2015

While many people take dietary supplements, there is thin evidence that most supplements actually have a positive impact on your health.

However, the following four all-natural supplements have copious scientific proof of their health benefits – from anti-inflammatory effects to lowering your blood pressure.

1. Berberine Good For Diabetes And Cholesterol
Found in specific plants, berberine is one of the most powerful bioactive substances known today. Multiple studies have shown that berberine improves glucose metabolism significantly, making it very valuable in the treatment of diabetes.

It can also lower cholesterol and be used in the treatment of hypertension – with no serious side effects. It has also been studied in the treatment of severe congestive heart failure, preventing cancer, and combatting the progression of Alzheimer’s.

Used commonly in traditional Chinese medicine, berberine has a long history of medicinal use, even outside of contemporary Western medicine. However, it is important to consult your doctor before taking berberine supplements.

2. Curcumin Fights Inflammation
Known for its bright yellow colour and distinctive flavor, turmeric is a popular spice in Indian cooking. But it is useful in more than just making curries – turmeric contains a biologically active compound known as curcumin, which is a powerful anti-inflammatory.

Fighting inflammation at the molecular level, curcumin has been studied in the treatment of numerous conditions, often being favorably compared to commercial anti-inflammatory medications for its lack of side effects.

Curcumin has been used in the treatment of arthritis, Alzheimer’s, and even depression, proving that it is as versatile as it is effective – it also plays a protective role in treating cardiovascular disease.

While curcumin is a powerful supplement, it is often poorly absorbed by the body – so most curcumin supplements also contain poperine or bioperine to help enhance absorption.

3. Red Yeast Rice Is Good For The Heart
Statin drugs, which lower cholesterol, are among the most popular drugs in the world, but this fermented rice known as red yeast rice may actually have very similar effects, and be as effective as statin drugs.

Recent studies have shown that red yeast rice contains an element which works exactly the same way as statin drugs do, significantly reducing the possibility of cardiac events.

However, while red yeast rice is widely available as a dietary supplement, there is no standardization among red yeast rice products – meaning it can be hard to tell if you’re getting a therapeutic dose from your supplements or not.

4. Garlic Lowers Blood Pressure
Historically used as a medicinal herb, garlic has many therapeutic uses – it’s common in home remedies for colds and flus, but did you know there is scientific evidence that it can lower cholesterol and blood pressure?

Recent studies have found that garlic can lower not only systolic blood pressure but bystolic blood pressure as well – even as effectively as the blood pressure lowering drug atenolol. There’s also studies to back up the use of garlic as a cold remedy as well!

Most of these supplements are available as over-the-counter medication and pharmacies and health food stores, but it’s always a good idea to check with your doctor before starting a new supplement – especially ones like these, that have real, tangible impacts on the way your body functions.

http://dailyhealthpost.com/4-natural-foods-that-have-proven-themselves-to-be-as-effective-as-drugs/

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap with essential oil
Liquid Castile Soap
This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Apr 24, 2015

12 Kebiasaan ini mampu hancurkan kesehatan ginjal


Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum

Merdeka.com - Ginjal merupakan salah satu organ penting tubuh yang memiliki fungsi untuk menyaring darah dan racun yang ada di dalam tubuh. Ginjal juga memproduksi beberapa jenis hormon yang akan membantu Anda untuk menyerap beberapa jenis mineral penting. Tanpanya, kesehatan tubuh Anda pastilah terganggu.

Itulah sebabnya Anda harus mewaspadai beberapa kebiasaan yang mampu mengganggu kesehatan ginjal. Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah kebiasaan perusak kesehatan ginjal.

Alkohol
Tahukah Anda bahwa minum minuman beralkohol mampu merusak ginjal? Hal ini disebabkan karena ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring racun di minuman beralkohol. Oleh sebab itu, ketika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus maka ginjal Anda dapat rusak.

Merokok
Salah satu kebiasaan yang merusak ginjal adalah merokok. Sebab rokok akan mempengaruhi kesehatan pembuluh darah dan mengganggu sirkulasi darah ke berbagai macam organ penting tubuh.

Soda
Selain minuman beralkohol, soda juga cenderung merusak kesehatan ginjal. Sebuah penelitian terbaru menyimpulkan bahwa soda akan membuat urin Anda mengandung protein yang menjadi perusak kesehatan ginjal.

Stres di kandung kemih
Stres di kandung kemih biasanya terjadi ketika Anda sering menunda buang air kecil. Stres ini juga akan memberikan tekanan tidak sehat pada ginjal. Oleh karena itu jangan tunda keinginan Anda untuk buang air kecil.

Kurang minum
Air minum penting untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Sebab ketika racun menumpuk dalam darah, maka akan menyakiti ginjal.

Jarang berolahraga
Kurangnya frekuensi berolahraga juga mempengaruhi kesehatan ginjal. Sebab saat Anda jarang berolahraga maka organ tubuh tidak teregenerasi dengan baik serta membuat berat badan meningkat yang akhirnya mampu merusak kesehatan ginjal.

Kurang tidur
Saat tidur, maka organ tubuh pun beristirahat dengan baik. Sehingga bayangkan jika Anda kurang tidur, maka ginjal akan bekerja terus-menerus dan akhirnya kemampuannya menurun.

Kekurangan vitamin
Kekurangan vitamin, terutama vitamin B6 akan meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Sehingga pastikan Anda mengonsumsi makanan bernutrisi setiap hari untuk kesehatan ginjal dan tubuh secara keseluruhan.

Mengonsumsi banyak garam
Tingginya jumlah natrium dalam darah mampu mengganggu kesehatan ginjal Anda. Oleh karena itu pangkas konsumsi garam melalui konsumsi makanan sehat.

Kafein berlebih
Kafein memang baik untuk kesehatan tubuh. Namun terlalu banyak kafein juga mampu merusak ginjal. Sebab kafein akan mempengaruhi tekanan darah yang berdampak langsung pada kesehatan ginjal Anda.

Minum obat-obatan tertentu
Beberapa jenis obat-obatan tertentu mampu mempengaruhi kesehatan ginjal. Sebab ginjal harus berjuang keras untuk menyaring bahan kimia di dalamnya.

Mengonsumsi protein berlebihan
Protein penting untuk pembentukan organ tubuh. Namun jika terlalu banyak maka harus membuat ginjal bekerja keras untuk mencernanya dan jika tercerna tidak sempurna maka akan menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Itulah beberapa kebiasaan yang mampu mempengaruhi kesehatan ginjal. Oleh karena itu ketika Anda ingin mempunyai ginjal yang sehat, maka sebisa mungkin jauhi kebiasaan buruk tersebut.

http://www.merdeka.com/sehat/12-kebiasaan-ini-mampu-hancurkan-kesehatan-ginjal-splitnews-2.html

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap with essential oil
Liquid Castile Soap

This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com