Feb 9, 2017

Manfaat Mengejutkan dari Kebiasaan Balita Mengisap Jempol


Tassa Marita Fitradayanti

Liputan6.com, Jakarta Sebagai seorang ibu, mungkin terkadang Anda suka melarang anak balita Anda mengisap jempol atau jarinya. Namun sebuah studi baru mengatakan bahwa mengisap jempol tidak terlalu buruk baginya.

Sebuah laporan dalam jurnal Pediatrics Amerika Serikat, mengutip penelitian baru yang dikeluarkan oleh Selandia Baru, mengenai potensi dan manfaat besar dari mengisap jempol.

Studi tersebut meneliti praktik menghisap jempol yang dilakukan oleh lebih dari 1.000 anak balita yang diteliti hingga mereka dewasa. Para peneliti menemukan bahwa kebiasaan tersebut bisa mengurangi risiko mereka dalam mengembangkan alergi tertentu.

Bahkan ketika partisipan penelitian dewasa, hanya 31 persen yang mengembangkan alergi jika dibandingkan dengan mereka yang dulunya tidak mengisap jempol, yaitu sebanyak 49 persen, seperti yang dilansir dari Purewow, Senin (3/10/2016).

Teorinya, sistem kekebalan tubuh anak yang secara konsisten terpapar kuman dan mikroba sejak usia dini akan terbangun alami dan bisa melindungi dirinya dari reaksi alergi yang berlebihan akibat hewan peliharaan, rumput, dan tungau debu.

Namun, penulis penelitian pun memperingatkan para ibu untuk memperhatikan apakah jari sang anak bersih sebelum masuk ke mulutnya. Mereka pun meminta agar para ibu mengurangi sedikit rasa was-wasnya mengenai hal ini.

http://health.liputan6.com/read/2616500/manfaat-mengejutkan-dari-kebiasaan-balita-mengisap-jempol

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap











This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Feb 6, 2017

Tren Makanan Sehat yang Bakal Booming di 2017

Golden Latte
Benedikta Desideria

Liputan6.com, New York- Setiap tahun ada saja tren makanan sehat yang muncul di tengah-tengah kehidupan masyarakat modern. Bila pada 2016 begitu banyak orang yang 'teracuni' green smoothie, mi sayuran, hingga keripik ubi jalar, hal berbeda kemungkinan tidak akan terjadi lagi di tahun depan.

Berikut beberapa makanan sehat yang bakal jadi tren di 2017 berdasarkan pendapat para pakar seperti mengutip laman Self, Jumat (30/12/2016).

1. Produk buruk rupa
Saat membeli bahan makanan konsumen kerap memilih produk yang mulus bersih. Namun dibaliknya ada aneka proses yang bisa merusak lingkungan. Namun pakar nutrisi asal Amerika Serikat, Cara Harbstreet, memprediksi kaum muda di 2017 tidak masalah memilih produk makanan yang buruk rupa.

"Konsumen, terutama generasi milenial, memiliki perhatian besar terhadap pilihan makanan terhadap lingkungan," kata Cara. Sehingga tidak masalah bagi generasi milenial untuk membeli produk yang buruk rupa. Seperti apel yang tidak terlalu mulus ataupun wortel yang bengkok.

2. Rumput laut
Aneka makanan berbahan dasar rumput laut kini banyak ditemukan. Dan diprediksi masyarakat mengonsumsi lebih banyak rumput laut.

Sumber makanan yang berasal dari laut ini memang memiliki banyak manfaat. Di dalamnya terkandung kalsium tujuh kali lebih banyak dibandingkan susu. Lalu, mengandung magnesium dan zat besi.

3. Golden latte
Menikmati secangkir golden latter sepertinya bakal membuat hari-hari di 2017 jadi lebih menyenangkan. Memang apa sih golden latte? "Golden latte adalah minuman yang terbuat dari kunyit, minyak kelapa, lada hitam, jahe, madu, serta susu nabati tanpa gula," kata pakar nutrsi dari New York, Brigitte Zeitlin.

Menurut Brigitte, minuman ini akan tren di 2017 karena diprediksi banyak masyarakat yagn tertarik pada minuman atau makanan yagn anti peradangan. Kunyit merupakan salah stu bahan herbal yang memiliki senyawa antiperadangan di dalamnya.

4. Burger vegetarian rasa daging
Burger tanpa daging bagi vegetarian bakal menjadi populer di 2017. Di Indonesia sudah mudah ditemukan burger vegetarian.

5. Aneka kelapa
Baik air kelapa, susu kelapa, minyak kelapa dan segala sesuatu yang berasal dari kelapa diprediksi bakal tren di 2017. Satu lagi yang bakal hadir, tepung dari kelapa. Tepung satu ini bebas gluten dan lebih mudah dicerna dibandingkan tepung biasa.

http://health.liputan6.com/read/2692084/tren-makanan-sehat-yang-bakal-booming-di-2017

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap










This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Feb 3, 2017

Ketahui Ciri Tubuh Kurus tetapi Banyak Lemak


Editor      : Lusia Kus Anna

KOMPAS.com — Walau dari luar penampilan Anda mungkin terlihat ideal, ada bahaya tersembunyi dari orang yang bertubuh langsing tetapi tidak sehat karena proporsi lemak yang lebih banyak.

Orang yang bertubuh kurus tetapi berlemak (skinny fat) merupakan orang yang berat badannya normal, tetapi secara metabolik obesitas.  Dengan kata lain, mereka tampak sehat di permukaan. Namun, karena kurang bergerak dan pola makan buruk, sebenarnya risiko penyakit mengintai mereka.

"Saya menjumpai pasien seperti ini setiap hari. Pada awalnya, mereka terlihat normal, bahkan kebanyakan kurus. Namun, setelah dievaluasi lebih lanjut, mereka memiliki penanda penyakit metabolik, misalnya gula darah tinggi, Kolesterol tinggi, atau tekanan darah tinggi," kata Lauren Klein, pakar penurunan berat badan bersertifikat di New York, AS.

Orang yang termasuk skinny fat juga memiliki massa otot rendah, baik karena kurang berolahraga maupun diet ketat tanpa cukup mengonsumsi protein. Seperti diketahui, protein adalah nutrisi penting untuk membentuk otot.

Hasil laboratorium biasanya juga mengungkapkan adanya kekurangan vitamin sehingga mereka akan mengalami gejala kelelahan atau susah berkonsentrasi. Cara paling mudah mengenali orang yang kurus, tetapi berlemak, adalah adanya timbunan lemak di sekitar area perut.

Menurut Klein, ada beberapa ciri orang yang kurus tetapi tidak sehat. Jika Anda memiliki beberapa atau semua tanda ini, mulailah melakukan check up.

  • Tidak pernah melakukan olahraga angkat beban sejak lulus SMP.
  • Sering ingin mengonsumsi makanan manis ataupun mendadak otak seperti tidak bekerja karena Anda sulit fokus, daya ingat buruk, dan konsentrasi rendah
  • Jarang mengonsumsi makanan mengandung protein
  • Bagian perut lebih besar dari seluruh bagian tubuh.
  • Pola makan Anda kebanyakan terdiri dari karbohidrat, sering mengosumsi gula atau makanan yang diproses.
  • Anda merasa pusing setelah melakukan olahraga ringan
  • Kerap mengalami kelelahan dan kurang bertenaga

http://health.kompas.com/read/2017/02/01/114500023/ketahui.ciri.tubuh.kurus.tetapi.banyak.lemak

Byanturael Products:
Liquid Castile Soap










This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Feb 2, 2017

Diet Atkins dan Ketogenik, Mana yang Lebih Baik?

Editor      : Lusia Kus Anna

KOMPAS.com - diet Atkins dan ketogenik saat ini menjadi diet yang paling banyak dicari di Google. Sama-sama tinggi protein dan diklaim efektif menurunkan berat badan, diet manakah yang lebih baik?

Diet Ketogenik
Diet ini pada dasarnya adalah pola makan dengan memperbanyak lemak, asupan protein sedang, dan rendah karbohidrat. Hampir 75 persen dari asupan kalori harian dipenuhi dari lemak, 5-10 persen dari karbohidrat, dan sisanya protein.

Dengan membatasi karbohidrat hanya 50 gram atau kurang, diet ini akan memaksa tubuh membakar lemak untuk energi. Proses itu disebut dengan ketosis. Dalam diet ini, kita harus terus menjalani pola makan dengan rasio rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan tinggi protein, sampai mencapai berat badan ideal. Tidak dijelaskan bagaimana cara menjaga berat barat setelah target tercapai.

Membatasi asupan karbohidrat bisa membuat kita kekurangan beberapa jenis makanan bernutrisi, seperti kacang-kacangan, kentang, sayuran, dan buah-buahan.

Menurut Edwina Clark, ahli gizi, penurunan berat badan yang cepat di awal diet bisa meningkatkan motivasi. Tetapi, sebenarnya kadar lemak dalam tubuh tidak berkurang.

"Karbohidrat disimpan dalam air, jadi saat kita mengurangi karbohidrat tubuh akan kehilangan berat air. Selain itu karbohidrat adalah sumber utama energi tubuh, sehingga jika kita membatasinya kita bisa merasa lemah, gampang tersinggung, dan sulit konsentrasi," kata Clark.

Kelebihan dari diet ini, menurut Clark, adalah asupan lemak dan protein yang tinggi membuat perut lebih lama kenyang. Proses ketosis juga menekan produksi hormon lapar. Walau begitu, keberlangsungan diet ini dalam jangka panjang dipertanyakan. Pembatasan salah satu jenis makanan bisa membuat tubuh kekurangan nutrisi.

Daftar makanan yang dikonsumsi juga terbatas sehingga bisa menyebabkan rasa bosan. "Pada akhirnya, saat tubuh sangat ingin karbohidrat, kita bisa naik berat badan lebih banyak dari pada saat dimulainya diet," katanya.

Diet Atkins
Diet ini memiliki empat fase. Pada fase satu (induksi) disarankan mengurangi total karbohidrat dan hanya makan sekitar 20 gram karbohidrat net atau tanpa serat, perhari. Saat makan disarankan harus selalu ada protein dan tambahan tiga porsi lemak. Fase ini berlangsung dua minggu.

Selama fase dua, asupan karbohidrat naik 50 gram dan beberapa sumber makanan ditambahkan. Ini berarti kita juga bisa makan lebih banyak sayuran dan buah, kacang-kacangan, serta biji-bijian. Fase dua ini dilakukan sampai target berat badan yang ingin dicapai kurang 4,5 kilogram lagi.

Fase tiga dan empat adalah belajar mempertahankan berat badan setelah tercapai. Pada fase tiga secara bertahap ditambah jenis makanannya, misalnya sayuran berpati, serelia utuh, dan susu. Fase ini berakhir setelah target berat badan tercapai dan dipertahankan selama empat minggu.

Fase terakhir adalah fase menjaga berat badan dan kita boleh melanjutkan pola makan seperti di fase tiga.

Karena efek diuretik dari diet pembatasan karbohidrat, biasanya berat badan pun akan lebih cepat turun. Tapi, penurunan yang drastis bisa membuat kita merasa lelah, mood tidak stabil, dan lesu.

"Sebagian orang  mungkin tidak bisa menjalankan diet ini dalam jangka panjang. Selain itu tantangannya kita juga perlu memastikan cukup asupan serat setiap hari," kata Clark. Asupan lemak jenuh yang tinggi dalam diet ini juga bisa berpengaruh pada kesehatan jangka panjang. Namun, menurut Clark diet ini lebih baik dari diet ketogenik.

"Diet Atkins mendorong pelakunya melakukan transisi pola makan secara bertahap sehingga berat badan yang sudah tercapai bisa bertahan jangka panjang," katanya.


http://health.kompas.com/read/2017/01/31/180000723/diet.atkins.dan.ketogenik.mana.yang.lebih.baik.

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap










This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Feb 1, 2017

Lebih Aktif Bergerak Cegah Kanker


KOMPAS.com — Kebiasaan malas bergerak atau gaya hidup tidak aktif (sedentary) berkaitan secara langsung terhadap kanker. Obes yang tidak aktif bergerak juga secara tidak langsung berisiko terkena kanker. Namun, kanker masih bisa dicegah dengan mengubah kebiasaan berbekal motivasi yang kuat.

Grace Judio-Kahl, dokter pemerhati gaya hidup serta ahli fisiologi, mengatakan, ada penelitian yang menunjukkan kebiasaan tidak banyak bergerak ada kaitannya dengan kanker usus besar. Namun, memang belum ada penjelasan mengenai seperti apa hubungan antara kanker dengan sedentary.

"Sesuatu tersebut disalahkan penyebab kanker dilihat dari data, dari kebiasaan dan beberapa kasus yang tinggi. Data dari orang yang sudah terkena kanker lalu dilihat bagaimana gaya hidupnya," ungkap Grace saat dihubungi Kompas Health, Sabtu (8/2/2014).

Menurut Grace, 60 persen orang yang menjalani gaya hidup sedentary terkena kanker usus besar.

Sementara itu, penderita obesitas dengan pola makan buruk dan tidak aktif bergerak cenderung terkena kanker tertentu seperti prostat, usus, payudara, dan uterus.

"Yang harus disalahkan obesitasnya. Lemak mengeluarkan protein yang memicu berbagai penyakit. Kelebihan makanan yang ditimbun dalam perut, kalau sel lemaknya sakit, bisa mengeluarkan berbagai penyakit," terang behaviour scientist dan weight control consultant ini.

Pencegahan
Hidup aktif menjadi cara yang umumnya disarankan untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit termasuk kanker. Namun, menurut Grace, hidup aktif harus disertai motivasi ekstra.

"Meskipun disarankan gaya hidup aktif, kalau tidak termotivasi, tidak punya tujuan besar, gaya hidup aktif akan sementara saja," tuturnya.

Motivasi kuat menjadi langkah awalnya diikuti aktivitas fisik dan olahraga yang konsisten.

Cara paling mudah yang bisa dilakukan pelaku gaya hidup sedentary adalah sesering mungkin melakukan aktivitas fisik sederhana. Paling gampang, jangan duduk lebih dari 30 menit.

"Kalau sudah 30 menit duduk, berdiri lima menit," saran Grace.

Cara sederhana lainnya, lanjut Grace, pilih naik tangga di kantor ketimbang naik lift. Saat ada keperluan dengan rekan kerja di kantor, temui langsung dengan berjalan kaki bukan mengirim pesan singkat. Kalau bisa mengerjakan berbagai hal sendiri, jangan menyuruh orang lain, agar lebih aktif bergerak. Akan lebih baik jika bisa meluangkan waktu berolahraga 20 menit, dua hingga tiga kali seminggu.

Sementara untuk penderita obesitas, disarankan banyak bergerak dan olahraga dengan frekuensi dan intensitas lebih tinggi.

"Sasarannya adalah menjadi tidak obes, mengimbangi kalori masuk dan kalori keluar. Jadi sebanyak mungkin harus bergerak," ungkap Grace.

Untuk pola olahraga, penderita obesitas sebaiknya melakukan kardio 1-2 jam. Ditambah latihan resistansi atau latihan beban untuk meningkatkan massa otot sehingga metabolisme meningkat dan kalori mudah terbakar.


http://health.kompas.com/read/2014/02/08/1516163/Lebih.Aktif.Bergerak.Cegah.Kanker

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap











This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com