Jul 27, 2017

5 Kebiasaan Untuk Memperlambat Kebotakan

WISNUBRATA |Kompas.com

KOMPAS.com - Kebotakan atau gugurnya rambut di kepala umum dialami para pria seiring dengan bertambahnya umur. Ada yang menjadi botak pada usia lebih muda, ada pula yang beruntung masih memiliki rambut walau sudah beranak cucu.

Hal ini dipengaruhi banyak hal, seperti faktor genetis, nutrisi, dan juga tingkat stres. Yang jelas rambut-rambut kita memang mengalami keguguran seperti pasukan yang kalah perang.

Namun ada cara atau kebiasaan yang bisa kita lakukan agar gugurnya rambut itu tidak berlangsung lebih cepat. Adam Hurly, editor perawatan kesehatan pria di GQ dan Fatherly, menyebutkan lima di antaranya:

1. Pijat kulit kepala Anda
Mungkin Anda sering menggosok kulit kepala Anda saat mencuci rambut dengan shampo, dan mendapati adanya rambut yang berguguran. Itu artinya Anda menggosok terlalu kuat.

Pijatan yang dimaksud di sini adalah menekan-nekan kulit kepala dengan lembut, bukan menggaruknya. Pijatan akan membuat helai dan akar rambut menjadi lebih kuat, karena memicu aliran darah ke kulit kepala dan memperlancar pasokan nutrisi pada rambut. Dengan nutrisi cukup, rambut akan menjadi lebih tebal, kuat, dan tidak mudah rontok. Selain itu pijatan di kepala memberi rasa nyaman dan mengurangi ketegangan.

2. Lebih banyak kondisioner, sedikit shampoo
Penting untuk mencuci rambut Anda secara teratur. Namun mencucinya dengan shampo setiap hari akan memberi efek sebaliknya. Shampo mengandung pembersih dan deterjen yang membuat rambut justru terlalu kaku dan kehilangan minyak yang berfungsi melindunginya.

Pencucian setiap hari, apalagi setiap kali mandi, membuat rambut lebih rentan patah dan rontok. Maka lebih baik mencucinya tiap dua atau tiga hari sekali. Lalu beri kondisioner yang memperkuat rambut. Gunakan shampo dahulu, baru kondisioner, karena shampo akan menghilangkan kotoran dan minyak berlebih, sedangkan kondisioner mengembalikan kelembutan rambut.

3. Cuci dengan air dingin
Rambut yang bersih memang akan membuatnya lebih sehat. Namun membersihkan rambut dengan air panas justru merusaknya, karena membuat kulit kepala kering dan membuat rambut pecah.

Karenanya gunakan air dingin untuk mencuci rambut, atau sedikit hangat bila Anda tidak tahan dingin, agar minyak alami di rambut tidak hilang sama sekali. Minyak ini melindungi rambut dan membuatnya lebih kuat. Oleh karenanya, menjaga keberadaanya bisa mencegah kerontokan.

4. Pakai minyak rambut yang ringan
Banyak dari kita menata rambut dengan gel, wax, minyak rambut, dan produk lainnya. Namun beberapa di antaranya akan membebani rambut terlalu berat. Gel dan wax membuat rambut menjadi berat sehingga sebaiknya dihindari bila rambut anda sudah mulai rontok.

Semakin lengket dan semakin kuat suatu produk mempertahankan gaya rambut Anda, makin menyiksa pula efeknya pada rambut. Jadi pakailah produk yang lebih ringan untuk menata rambut, seperti krim.

5. Pakai topi, namun tidak ketat
Bagi kita yang tinggal di daerah tropis, ternyata paparan sinar ultraviolet pada rambut dan kulit kepala bisa membuatnya mudah rontok, apalagi bila rambut di kepala kita sudah jarang.
Jadi pakailah penutup kepala atau topi saat berada di terik matahari. Namun saat memakai topi, pastikan rambut jatuh ke arah yang alami, jangan melawannya dengan menyibakkan ke belakang misalnya. Selain itu jangan kenakan topi terlalu ketat, agar kulit kepala masih bisa bernafas.

http://lifestyle.kompas.com/read/2017/07/24/093442020/5-kebiasaan-untuk-memperlambat-kebotakan

Bynaturael Products:
Liquid Castile Soap











This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Jul 24, 2017

Manfaatkan Herbal Ini untuk Atasi Migrain


Tera Tri Yusepi

Liputan6.com, Jakarta Saat migrain, kepala bukan hanya terasa sakit, tapi juga kadang disertai mual dan terjadi ketegangan di leher. Aspirin atau obat lain yang digunakan untuk migrain kadang tidak dapat membantu dan memiliki efek samping lainnya. Namun ada beberapa solusi sederhana yang efektif, seperti yang dilansir Boldsky, JUmat (4/5/2017):

1. Kulit Pisang
Cukup meletakkan kulit pisang di kening selama beberapa menit. Kulit Anda akan menyerap kalium yang ada di kulit pisang dan Anda mungkin merasa lebih baik.

2. Jahe
Anda dapat merebus bubuk jahe selama 10 menit dan minumlah airnya. Minuman ini mengandung khasiat yang sama baiknya dengan obat resep.

3. Kompres es
Bila Anda mengalami sakit kepala yang parah, Anda bisa mengompres leher dan dahi dengan es. Anda hanya perlu membungkus beberapa es batu di kain dan letakkan di kepala

4. Minyak lavender
Anda bisa merebus lima sampai enam gelas air hingga mendidih, kemudian tambahkan lima sampai enam tetes minyak lavender di dalamnya. Tarik napas dari kejauhan. Uap tersebut akan memberi sedikit kelegaan. Anda bisa menuangkan setetes minyak lavender dan beri pijatan lembut pada kepala Anda.

5. Minyak kemangi
Minyak daun kemangi memiliki sifat yang menenangkan. Minyak ini mampu mengendurkan otot Anda dan membantu menyingkirkan sakit kepala.

6. Kafein
Kafein mampu mengurangi peradangan yang memicu migrain. Anda bisa meminum secangkir kopi dan rasakan khasiatnya. Tapi pastikan Anda tidak kecanduan kafein karena hal itu bisa memperburuk kondisi Anda.

7. Biji rami
Migrain yang Anda alami bisa juga disebabkan karena peradangan. Anda mungkin membutuhkan lebih banyak asam lemak omega-3. Anda bisa menambahkan minyak biji rami ke makanan atau sup Anda.

http://health.liputan6.com/read/2941407/manfaatkan-herbal-ini-untuk-atasi-migrain?medium=Headline&campaign=Headline_click_1

Bynaturael Product:
Liquid Castile Soap










This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Jul 21, 2017

Ini dia 5 jenis biji-bijian tersehat di dunia!

Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum

Merdeka.com - Ada begitu banyak makanan sehat yang tersedia di sekelilingmu. Mulai dari sayur, buah, air, protein hewani, hingga biji-bijian. Meski bentuknya kecil, biji-bijian kaya akan vitamin, mineral, protein, dan beberapa enzim sehat di dalamnya.

Jika pengetahuanmu tentang biji-bijian sehat hanya berkisar pada biji chia, maka berikut ini adalah beberapa jenis biji sehat yang wajib untuk kamu ketahui seperti dilansir dari boldsky.com.

1. Biji delima
Biji delima sarat akan zat antioksidan dan vitamin C. Mengonsumsi biji delima akan meningkatkan kadar oksigen dalam darah yang bermanfaat untuk mencegah penggumpalan darah serta memperlancar sirkulasi darah.

2. Biji labu
Kamu butuh suntikan zat besi? Konsumsilah biji labu. Kandungan zat besi di dalamnya akan meningkatkan produksi sel darah. Selain itu biji labu juga mengandung L-Tryptophan yang bisa mencegah depresi.

3. Biji jintan
Biji jintan memiliki sifat antiseptik dan zat besi. Mengonsumsinya baik untuk mendukung kesehatan pencernaan, fungsi hati, ginjal, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Biji wijen
Biji wijen yang biasa kamu temukan di onde-onde atau makanan Korea ternyata bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Sebab biji wijen kaya asam lemak omega 6 yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu biji wijen mengandung serat, seng, vitamin B1, fosfor, zat besi, magnesium, dan kalsium.

5. Biji rami
Biji rami atau yang memiliki nama asing flax seed mengandung sifat anti kanker dan anti inflamasi.

Biji-bijian di atas bisa kamu konsumsi dengan menaburkan ke atas makanan sehat favoritmu. Selamat mencoba!

https://www.merdeka.com/sehat/ini-dia-5-jenis-biji-bijian-tersehat-di-dunia.html

Bynaturael Product:
Liquid Castile Soap











This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Jul 14, 2017

Selain Daging, 5 Makanan Ini Juga Efektif Tangkal Anemia

Nilam Suri

Liputan6.com, Jakarta Zat besi adalah salah satu nutrisi terpenting yang dibutuhkan tubuh, tapi tidak terlalu mudah didapat. Inilah salah satu alasan kenapa tak sedikit orang yang menderita anemia. Kecukupan zat besi memberi perbedaan yang signifikan terhadap kondisi tubuh Anda sehari-harinya.

Dengan membantu mengantarkan oksigen segar ke darah, zat besi juga mendongkrak energi mental Anda. Zat besilah yang mencegah sakit otot berlebih setelah olahraga yang berat.

USDA merekomendasikan wanita untuk mendapatkan 18mg zat besi per hari, agar tidak mengalami anemia. Dan jika Anda berpikir daging merah adalah sumber terbaik zat besi, sebenarnya masih banyak sumber lain yang lebih baik.

Melansir Women's Health, berikut 5 sumber zat besi pencegah anemia yang lebih baik dibanding daging merah:

1. Kacang merah
Kacang merah memiliki 4mg zat besi per mangkuknya--termasuk juga 225 kalori, bebas lemak, dan 40gr protein. Kacang merah bisa Anda konsumsi dalam bentuk salad atau sup.

2. Kerang
Tiga ons kerang mengandung 6,7mg zat besi--lebih dari sepertiga asupan zat besi yang Anda butuhkan per harinya. Kerang juga mengandung banyak protein dan mineral lain, seperti zinc. Sehingga dipercaya dapat menangkal anemia.

3. Wijen
Setiap satu cup wijen mengandung 5,2mg zat besi. Mencampurkan wijen ke dalam masakan, atau sereal pagi bisa memberi asupan zat besi harian yang dibutuhkan tubuh. Namun, berhati-hati jugalah pada kadar lemak wijen yang tinggi. Setiap seperempat cup wijen mengandung sekitar 17gr lemak.

4. Kacang lentil (miju-miju)
Selain terasa enak dan cocok dipadukan dengan makanan apa saja, satu cup lentil yang sudah dimasak ternyata mengandung 7mg zat besi. Selain itu, kacang sehat ini juga mengandung 50gr karbohidrat kompleks dan 18gr protein.

5. Bayam
Bayam merupakan sumber zat besi yang paling kaya. Bayam memang bisa dibilang salah satu makanan tersehat, karena untuk setiap satu cup bayam yang sudah dimasak tekandung 6,4mg zat besi dan hanya 40 kalori.

http://health.liputan6.com/read/2831417/selain-daging-5-makanan-ini-juga-efektif-tangkal-anemia

Bynaturael Product:

Liquid Castile Soap










This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com

Jul 11, 2017

Does Coffee Have A Positive Or Negative Effect On Gout Attacks?


When it comes to preventing gout, coffee can be both an enemy and an ally. It’s a strange thing, but coffee contains certain elements that can help lower your risk of gout, but it also includes the one thing that can increase your chances as well.

Regular coffee consumption has been considered good for your health in many different ways. It’s been linked to lower your risk for type 2 diabetes, heart disease, and even some types of cancer. But should you consider it an aid in reducing your chances of gout?

It all comes down to whether or not you’ve been consuming coffee on a regular basis for a long period of time. The effects of coffee and its relation to gout reduction are seen to have a positive effect over time.

However, those who are new to daily coffee consumption may find themselves at a higher risk of gout. Let’s take a look as to why.

The positive effects coffee can have against gout
Back in 2007, a study was conducted that looked at the potential correlation between coffee consumption and running the risk of gout. This US/Canada-based study looked at nearly 46,000 male medical professionals, specifically looking at their intake of coffee and tea.

Over the 12 years that this study was conducted, almost 800 of the 46,000 developed gout. Now, based on the dietary information that was provided, the team was able to find that the more coffee that was consumed, the less likely the participants were to suffer from gout.

And here’s what’s really interesting: coffee has something in it that decreases your chance of gout, but regular tea does not. While tea didn’t seem to have any kind of long-lasting effect towards reducing your risk of gout, coffee of all levels of caffeination did!

Coffee with higher levels of caffeination had a higher chance of reduction, but caffeine didn’t seem to be the deciding factor as decaffeinated coffee reduced risk as well.

So what does coffee contain that reduces the risk of gout?
Unfortunately, the exact component within coffee that reduces risk of gout can’t be pinpointed, but that doesn’t stop the genius minds behind this study from trying. And speaking of genius minds, this study was conducted by Dr. Hyon K. Choi, one of the forerunners in identifying gout’s beginnings and hopefully its end.

Choi and his team have noted that coffee contains a large amount of phenol chlorogenic acid, a very strong antioxidant. Chlorogenic acid, among other antioxidants are helpful in reducing your insulin levels. One thing you may not know is that insulin and uric acid are strongly connected, specifically in their levels within your body.

As chlorogenic acid reduces levels of insulin, uric acid tends to do the same. As one lowers, so does the other. Once more, there was a study in that took this exact concept and put it to the test. Dr. Choi, at it again, found that individuals who consumed several cups of coffee in any given day had lower uric acid levels. Lower uric acid levels mean a reduced risk of gout!

The negative effects coffee can have against gout
While a long-term consumer of coffee may have a reduced their risk of gout, that isn’t the case for those who are just picking up the habit. A study that was conducted in 2010 proved that those who begin consuming coffee after not having been a heavy user before actually increase their risk of gout. The study was conducted by Dr. Thuina Neogi of Boston University School of Medicine and her findings may surprise you.

You may be wondering how can that be. Something that has benefits in the long-term may be harmful in the short-term? Dr. Neogi’s findings were that a sudden intake of caffeine can be incredibly detrimental towards running the risk of gout.

Specifically, those who drank two or fewer servings of a caffeinated beverage per day raise their immediate (24-hour) risk of a gout flare up by 40%. This number only climbs to 80% if you drink three to four servings of caffeine!

Those patients who were used to caffeine being in their system ran a lower risk of a gout attack than those who weren’t used to having caffeine in their system, some of which were tripling their risk for an attack.

Why is caffeine a risk factor for gout in the short-term?
Caffeine, that perfect substance that helps you get up and go, it’s very similar in chemical structure to a medication called allopurinol. This may be an unknown to you, so allow me to explain.

Allopurinol is a medication that’s used to treat gout by lowering the uric acid levels in the body, but it shocks the system in the short-term. It’s an incredibly effective drug in the long-term, but allopurinol can trigger an attack of gout for those who are taking it for the first time. It’s through this reasoning that Dr. Neogi believes caffeine causes the same short-term effect.

It’s important to remember the coffee, even the decaffeinated kind can be very beneficial towards preventing an attack of gout. This needs to be taken into consideration with the fact that if you’re a long-time drinker of caffeinated coffee–at least two servings a day, you’re only increasing the benefit it can have.

However, if you drink decaffeinated coffee or you stay away from the stuff altogether, it may be best to keep caffeine out of your system as it has a chance of spurring an attack of gout.

And most importantly, a healthy lifestyle is the best way to combat gout. Caffeine and the intake of coffee may have its effect, but nothing can overcome flare-ups of gout like proper diet and exercise. Your consumption of that get-up-and-go should ride backseat to eating right and taking care of yourself.


Bynaturael Product:
Liquid Castile Soap










This document is provided for reference purposes only and not necessarily reflect the opinion of bynaturael’s team . Train your mind to test every thought and keep on searching the final truth that satisfies the conscience inside you. Please visit our blog: bynaturael.blogspot.com